Kepulangan yang sebenar benarnya

Assalamualaikum adik adik , kakak kakak , abang abang , makcik makcik , pakcik pakcik
dan semua yang bergelar saudara sekalian . Sesungguhnya orang islam itu bersaudara :) 
Ehhe  .

Alhamdulillah . Kita masih lagi bernafas dan diiringi dengan pelbagai nikmat yang tak terhingga . Dan yang paling penting nikmat Iman yang tetap tertanam di hati . Masyaallah . :)

Sebelum tu ,
Jom same same kite selawat ke atas nabi . Alright ?

Take your time . . .


Alhamdulillah . Alhamdulillah . Alhamdulillah . 
Teringatkan Rasulullah , role model bagi semua umat islam . 
Begitu besar pengorbanan Rasulullah . Terkadang terkenang pulak detik terakhir Rasulullah wafat , sungguh menyayat hati . Betapa sayangnya Rasulullah dekat umat dia . Subhanallah . 
Tunggu ape lagi ? Jangan biarkan masa berlalu . Penuhi masa sebaik mungkin dengan perbuatan baik . Amar makruf, nahi munkar . Ingat tuh !

"Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian "

-----------------------------------------------------------------------

Ayuh Pulang

Wahai sahabat saudaraku yang comel comel, hensem hensem,

 Belum tibakah masanya kita pulang ke jalan Allah ? 
Belum tibakah waktunya kita kembali mengingati Allah ? 

Jangan andaikan esok kita akan mati .
 Tapi ,
 cuba andaikan sejam kemudian kita akan mati . 
atau mungkin seminit lagi . 
atau beberapa saat saje lagi . 

Fikirkan baik baik wahai akhi dan ukhti sekalian .
Adakah kita ingin kematian kita didalam keadaan yang dimurkai Allah ?
Adakah kita sanggup berhadapan dengan pertanyaan Mungkar & Nakir ? 
Sudah bersediakah kita di akhirat nanti ? 
Menunggu . Detik demi detik agar amalan kita dihisab .
Adakah kita sanggup dibakar azab api neraka ? Meronta ronta minta dikembalikan ke dunia .
Dan . . 
Adakah segala perbuatan kita selama ini sudah cukup untuk meraih Jannah Allah ?

Bagaimanakah amalan kita ? Oh , solat lima waktu yang sentiasa ditangguhkan ke akhir waktu . Sedekah yang sentiasa diperbanggakan . Aurat yang sengaja dibuka buka . 
Al-Quran yang jarang sekali dipandang , dibuka , dibaca .  
Oh , Lalai terhadap amanah ? Sikap terhadap ibu bapa ? 

Mari , marilah kita sama sama kembali menyembah sang Pencipta . Menghempas ego yang kian bertambah.  Melibas nafsu yang seringkali memerangkap diri . Yang sentiasa menjerumuskan diri kita ke arah kemungkaran . Mencampakkan sejauh jauhnya hasutan syaitan yang selalu membelengu diri . 
Ego , Nafsu , Hasutan Syaitan .... Buangkan segalanya ke tempat yang paling dalam ke dasar lautan . Biarkan segalanya tenggelam . Jangan biarkan ianya timbul . Jangan sesekali .

Tanya Hati . Tanya Iman .
 Bilakah masanya kita pulang kepada Allah ? Pulang kepada Allah dengan sebenar benar kepulangan . 
Dunia .. Penuh dengan mainan syaitan . Ingat lah wahai anak Adam, kehidupan di dunia ini hanya lah ilusi dan fatamorgana semata mata . Sentiasa mengaburi hati , mata , telinga kita . Nauzubillah . 

Masih tidak sedarkah kita ? 

Sangkaan kita bahawa kehidupan ini masih lambat untuk berakhir ? Berkuasa kah kita menentukannya ? Astaghfirullah . 
Kehidupan ..  ia cuma seperti dedaun yang pendek waktunya . Satu masa ia pasti akan menjadi kekuningan dan akan hancur dimamah usia . Begitulah diibaratkan . Masyaallah . 

Jika sangkakala masih belum ditiup . 
Jika nyawa masih belum di kerongkong . 
Yaa . Masih belum terlambat untuk kita bertaubat . 
  
Pulang lah wahai sahabat . Dan jangan sekali kali kita berputus asa dari keampunan Allah . Allah itu Maha Pengampun . Rebutlah rahmat Allah yang tidak pernah terputus . Sambutlah cinta Allah yang sentiasa melimpahi muka bumi ini . Begitu sayangnya Allah pada hamba-Nya . Subhanallah .

Jahilnya diri ini andai berputus asa dari pengampunan Allah , andai memutuskan rahmat yang tidak pernah putus , andai membuang cinta yang disambut . Nauzubillah .

" Aku adalah sebagaimana hamba-Ku ungkapkan berkaitan-Ku , dan Aku bersamanya pada masa mana dia mengingati Aku " 

Sedar dan lihatlah kepada pengampunan dan pengasihnya sang Pencipta . Luasnya kuasa Ilahi . Tiada tandingannya . Maka tiada alasan lagi untuk kita terus berada di dalam keadaan yang dimurkai Allah . 
Keluarlah dari medan berlumpur , keluar dari semak samun yang berduri tajam . Tujuilah kepada cahaya kebenaran. Cahaya yang tidak pernah malap . Cahaya yang sentiasa ditegakkan . Dan satu satunya cahaya yang bakal menyelamatkan kita dari api neraka yang amat dasyat . Oleh itu , pandanglah ke dalam diri kita ,

'Pandanglah diri kita dengan pandangan yang penuh kasihan kerana satu saat nanti , ia akan dimamah tanah '

'Pandanglah keredupan wajah diri kita kerana satu saat nanti ia akan kembali menemui Penciptanya'

'Dan  pandanglah ianya dengan sedalam dalamnya kerana ia sebenarnya bukan hak milik kita yang mutlak'

Pandang ia kerana satu hari nanti ia akan diberi tanggungjawab di akhirat kelak. Bagaimana anda menjaganya ? Adakah dengan iman dan amal soleh atau dengan maksiat dan kekufuran ?

Muhasabahlah diri . Mungkin amal kita tidak setanding para sahabat Rasulullah . Maka , contohilah Rasulullah dan para sahabat . Kebijaksanaan mereka . Keberanian mereka . Masyaallah . Jadilah orang yang bijak . Aturlah kehidupan dengan sebaik baiknya . Demi meraih kejayaan di dunia mahupun di akhirat . 

Masa yang ada jangan ditangguh . Beristghfarlah , Bertaubatlah , Berdoalah . Allah sentiasa ada dan tidak pernah tidur .
Jangan angkuh . Jangan sombong .
Gugurkanlah air mata menangisi kebesaran Allah . Serahkan segalanya pada Allah .


Wallahua'lam . 

Semoga bermanfaat . :)
#Jihad Fisabilillah , Anis

2 comments:

  1. pengisian yg menarik...tirima kasih...sama2 muhasabah diri....^_^

    ReplyDelete